• Sel. Okt 4th, 2022

Brigjen TNI Achmad Fauzi Bersama Istri Santuni 300 Santri Pesantren As-Salafiah Al-Karimah Membagikan 3 Ton Beras

Brigjen TNI Achmad Fauzi Bersama Istri Santuni 300 Santri Pesantren As-Salafiah Al-Karimah Membagikan 3 Ton Beras
Share
featured ads

Bhinnekanews.id, Bogor – Sebanyak tiga ratus(350) Santri di Pondok Pesantren As-Salaffiah Al-Karimah yang dipimpin oleh ustadz Achmad Junaidi mendapatkan santunan tali asih, bantuan sembako berupa beras sebanyak 3 ton, kemudian perlengkapan makan (piring, mangkok dan cangkir keramik) sebanyak 450 buah dari Korem 061/Sk dan juga Yayasan Budha Tzu Ci Kota Bogor. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Komandan Korem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. Kepada para santri dan Ketua Yayasan, Jum’at (21/1/2022).

Selain memberikan bantuan, kunjungan Danrem ke Pondok Pesantren tersebut yaitu juga untuk menjalin silaturahmi kepada para pengurus ponpes dan Ketua Yayasan serta kepada para santri. Di mana kegiatan berbagi kasih ini adalah untuk yang ke-52 kalinya yang dilaksanakan oleh Brigjen TNI Ahmad Fauzi selama ia menjabat sebagai Komandan Korem 061/Suryakancana yang digelar di seluruh wilayah jajaran Korem 061/Sk yaitu di Kota Bogor Kabupaten Bogor Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.

featured ads

Pada kesempatan tersebut Danrem juga menyampaikan kepada para santri bahwa saat ini TNI Angkatan Darat memiliki program dalam perekrutan personil TNI AD. TNI/AD membuka pendaftaran calon Tamtama Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2022. Rekrutmen dikhususkan untuk santri dan lintas agama. Dimana para santri yang dapat diterima menjadi prajurit TNI/AD salah satunya yaitu hafiz Qur’an.

Baca juga:  Cerdaskan Anak Bangsa Anggota Satgas Yonif 144/JY Gadik Bahasa Indonesia di Perbatasan

Terkait alasan membuka pendaftaran melalui jalur pondok pesantren (santri)/lintas agama, menurut Danrem dikarenakan mereka yang pernah menimba ilmu sebagai santri tentunya sudah terjaga masalah akhlak, serta sudah di didik mengenai keagamaannya saat belajar di pesantren.

Jadi prajurit TNI AD yang memiliki latar belakang santri dan juga lintas agama memiliki akhlak dan tingkah laku yang baik, sehingga mampu mengamalkan Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit secara benar di lapangan.

Baca juga:  Buka Jalan 3000 Meter Didusun V Cinta Maju Desa Lama ,Kodim 0203/Langkat Kerahkan Alat Berat

Kemudian Ia juga menjelaskan bahwa saat ini negara dalam hal ini TNI/AD menginginkan peran serta para santri untuk bersama-sama menjaga negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya dengan menjadi anggota TNI/AD. Jadi bagi para santri yang ingin bergabung atau menjadi bagian dari TNI/AD bisa mendaftarkan diri, atau bisa meminta arahan dari Babinsa.

“Kesempatan untuk sukses adalah milik siapapun, hanya saja kita harus belajar yang rajin, tekun beribadah dan berdo’a serta mengikuti nasehat yang baik dari para pembimbing maupun orang tua,” ujar Danrem.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dalam menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Sumber: Penrem 061/Sk

(BN/Ad)

featured ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.