• Ming. Sep 25th, 2022
Share
featured ads

SIMALUNGUN (Bhinnekanews.id) – Kapolres Simalungun AKBP Ronald F.C Sipayung, S.H., S.I.K., M.H., mendampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri silaturahim tokoh dan dialog kebangsaan refleksi Haul Ke-13 Tuan Guru Batak Syekh Abdurrahman Rajaguguk, Rabu (7/9/2022).

 

Bertempat Serambi Babussalam Simalungun Al-Arif Billah Syekh Abdurrahman Rajaguguk Al Khaliy Naqsyabandi, Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun, dialog kebangsaan bertema “Peran Ulama dan Tokoh Agama Dalam Membangun Harmoni, Keakraban Sosial dan Mencegah Politik Polarisasi”.

featured ads

 

Baca juga:  Dansektor 17: TPS3R Solusi Atasi Pengelolaan Sampah Sungai Citarum

Kehadiran Wakapolda Sumut dan Gubernur Sumut disambut Tuan Guru Batak Syekh Dr Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, Kapolres Simungun AKBP Ronald Sipayung, serta Dandim 0207/ Simalungun Letkol Inf Hadrianus Yossy Suherman Buanan.

 

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, mengatakan kehadiran Syekh Abdurrahman Rajagukguk yang dikenal sebagai Tuan Guru Batak merupakan tokoh ulama yang mengedepankan nilai toleransi di tengah perbedaan.

 

Edy juga menyampaikan rasa kagumnya kepada Tuan Guru Batak yang membuka persulukan di desa tersebut, di mana kawasan sekitar dihuni oleh masyarakat yang berbeda agama. Namun kehadiran beliau, justru mampu membangun hubungan yang harmonis dengan warga lain.

Baca juga:  Kabareskrim Polri Ditemui Ustadz Adi Hidayat di Kompleks Mabes Polri

 

“Beliau membuka persulukan di tengah-tengah masyarakat Nasrani. Bergejolak kah? Tidak, bahkan masyarakat tenang, sering mengantar makanan ke sini. Begitu yang sampai ke telinga saya. 32 tahun beliau berdakwah, toleran menjadi satu nilai kebangsaan yang beliau tegakkan,” pungkasnya.(Gung)

featured ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.