Membangun SJUT, Bersihkan Kabel Semrawut di Kota Medan Pihak PT Telkom Siap Dukung Penuh

banner 468x60

MEDAN, BHINNEKA NEWS

Pemerintah Kota Medan telah mengambil langkah untuk melakukan penataan kabel-kabel sarana komunikasi yang semrawut di kota tersebut. Dengan membangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di bawah tanah, diharapkan akan tercipta ketertiban yang diinginkan oleh masyarakat. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari pihak PT Telkom Indonesia, yang siap untuk mendukung proyek ini.

Dalam sebuah wawancara di Medan, Kamis (16/5/2024), APV External Communication PT Telkom Indonesia, Sabri Rasyid, menyatakan kesiapannya untuk mendukung Pemko Medan dalam proyek SJUT ini. Sabri mengakui bahwa kabel-kabel alat komunikasi yang ada di Kota Medan memang sudah mengganggu estetika kota karena terpasang tidak beraturan dan semrawut. Hal ini juga dipengaruhi oleh tiang-tiang penyangga yang berdiri di atas trotoar umumnya.

Namun, Sabri menegaskan bahwa tidak semua kabel-kabel tersebut merupakan milik dari PT Telkom. Ada juga kabel-kabel milik operator lain yang terpasang di area tersebut. Untuk kabel-kabel milik PT Telkom sendiri, Sabri menyebutkan bahwa pihak yang diberi wewenang untuk membenahi adalah PT Telkom Akses. Sehingga, kabel-kabel milik PT Telkom sudah diatur dan disatukan dalam satu ikatan (bundle).

Namun, masalah muncul ketika semua kabel yang begelantungan harus dibundle menjadi satu. Sabri mengatakan bahwa ada pihak operator pemilik kabel lain yang keberatan atau bahkan marah. Hal ini membuat tampilan kabel-kabel tersebut terlihat semrawut dan tidak beraturan.

Baca juga:  Kapolda Sumut Hadiri Rakernas dan Konferensi Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama

Dengan adanya rencana Pemko Medan untuk membangun SJUT di bawah tanah, Sabri menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh. Ia menegaskan bahwa jika semua kabel yang ada akan dibuat dalam satu jalur di bawah tanah, PT Telkom akan siap untuk melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah kota.

Baca juga:  Rutan Kelas l Medan Latihan Kempo Bersama

“Tanah tersebut merupakan milik pemerintah kota, jadi terserah mereka untuk melakukan pengaturan ini. Apabila memang semua kabel harus dibuat dalam satu jalur di bawah tanah, kami siap untuk bekerja sama,” ujar Sabri Rasyid.

Dengan demikian, SJUT bukan hanya sekedar proyek untuk menertibkan kabel-kabel semrawut di Kota Medan, tetapi juga merupakan langkah yang strategis dan berdampak besar bagi perkembangan dan kemajuan kota. Diharapkan, dengan adanya kerja sama yang baik dari semua pihak, pembangunan SJUT dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kota Medan. (Agung)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *