PB Pendawa Indonesia Diharapkan Jadi Bagian Penting untuk Mewujudkan Visi dan Misi Pemko Medan

featured ads

Bhinnekanews.id, Medan – Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan M. Sofyan menghadiri milad ke-23 tahun PB Pandawa Indonesia yang digelar di Aula Universitas Muslim Nusantara, Minggu (18/9/2022) malam.

featured ads

Di usia yang telah memasuki ke-23 tahun ini Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap PB Pandawa Indonesia dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi misi Pemko Medan menjadikan Kota Medan yang penuh berkah, maju dan kondusif.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan M. Sofyan menyebutkan bahwa semboyan Bhineka Tunggal Ika merupakan semangat bangsa Indonesia yang walaupun terdiri dari banyak suku bangsa namun tetap memiliki semangat nasionalisme dan jiwa kebangsaan yang tinggi untuk bersatu dalam sebuah ikatan bersama.

Baca juga:  Pangdam XII/Tpr Bangga dan Apresiasi Buat Prajurit Walet Sakti

Di Kota Medan sendiri, keberagaman menjadi semangat yang dijunjung tinggi di kota berbilang kaum ini. Hal ini salah satunya dapat terlihat dari pelaksanaan milad PB Pendawa Indonesia yang digelar sejak pagi hingga malam hari.

“Dengan banyaknya jumlah penduduk etnis Jawa yang mendiami Provinsi Sumut, maka tidak heran jika budaya Jawa telah menjadi khasanah budaya yang memperkaya nilai-nilai budaya asli Sumut khususnya di Kota Medan. Hal ini yang kerap digambarkan sebagai perwujudan Indonesia mini karena kekayaan ragam budaya yang menyatu,” ucap M. Sofyan.

Lebih lanjut lagi M. Sofyan mengatakan di usia PB Pendawa yang ke 23 tahun berbagai peristiwa telah dilalui oleh PB Pendawa. Butuh sekedar komitmen yang kuat untuk bisa terus bertahan menghadapi berbagai peristiwa yang mampu menggoyahkan eksistensi PB Pendawa Indonesia di Kota Medan. Apalagi sebagai masyarakat perantau yang sebagian besar telah lahir, besar dan hidup mencari nafkah di Tanah Deli, maka kita harus mampu dan harus pandai-pandai meniti buih agar selamat dunia dan selamat pula di akhirat kelak.

Baca juga:  Sebanyak 579 Personel Kodam XVIII/Kasuari Naik Pangkat, Kasdam: Syukuri dan Jadikanlah Penyemangat

“Jangan sampai keinginan kuat kita untuk mempertahankan adat dan tradisi nenek moyang malah dimanfaatkan sebagian pihak untuk memecah belah persatuan bangsa ini, apalagi di masa tahun politik mendatang PB Pendawa harus mampu dan bijak dalam memilih langkah yang harus diambil,” ucap M. Sofyan berpesan.

(BN/Ad)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *