• Ming. Sep 25th, 2022

Persit Kodim Sragen Beserta Persit Yonif 408/SBH Kompak dalam Membagikan Takjil

Persit Kodim Sragen Beserta Persit Yonif 408/SBH Kompak dalam Membagikan Takjil
Share
featured ads

Bhinnekanews.id, Sragen – Bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-13 dan hari raya idul Fitri tinggal beberapa hari lagi. Tidak mau melewatkan momen bulan suci nan berkah begitu saja, Persit KCK Kodim 0725/Sragen dan Persit KCK Yonif 408/Sbh Kompak menggelar acara bagi bagi Takjil untuk berbuka puasa bagi pengguna jalan yang lewat di Pertigaan Kecamatan Kedawung. Dalam Hitungan menit ratusan nasi box berisi makanan dan minuman siap makan habis tidak tersisa, Jumat (15/4/2022).

Sebelumnya Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0725/Sragen Ny. Ayu Anggoro beserta pengurus dan Ketua Persit KCK Cabang LXI Yonif 408/Sbh Ny. Ari Ade Afri bersama pengurus melaksanakan kegiatan memasak untuk menyiapkan nasi box untuk dibagi bagi.

featured ads

Tak tanggung-tanggung kedua isteri pejabat Militer disragen tersebut ikut terjun langsung mengupas bawang, memotong kacang panjang sampai pengemasan dan dilanjutkan pembagian. Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB diawali dengan menyiapkan bumbu masakan, menanak nasi, dan membuat lauk pauk hingga pendistribusian kepada masyarakat secara langsung dan kegiatan dinyatakan selesai pukul 16.34 WIB.

Baca juga:  Kegiatan MPLS di SMAN 39 Maluku Tengah

Ketua Persit KCK Cabang XLVI Ny. Ayu Anggoro mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka berbagi kebaikan dibulan suci dengan membagikan nasi dus siap saji untuk warga masyarakat Sragen yang membutuhkan.

“Saya ingin berbagi dengan masyarakat dan mengamalkan hadits Nabi, Siapa yang memberikan menu buka puasa, maka pahalanya sama dengan pahala orang yang berpuasa tersebut, Selamat berbuka puasa, semoga ibadah puasa kita diterima Allah SWT” ujarnya.

Baca juga:  Kepedulian Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam Cegah Penyebaran Covid-19

Sementara salah satu warga Ds. Balu bernama Agus mengucapkan terima kasih, ia awalnya kaget karena saat lewat banyak tentara dan ada polisi juga. Ia mengira ada razia atau kecelakaan. “Kulo kaget pak, Kulo pikir enten mukmen, ternyata diparingi nasi, matursuwun ibu-ibu Tentara” (saya kaget pak, saya pikir ada razia ternyata dikasih nasi, terima kasih buat ibu-ibu Tentara). (Agus Kemplu)

(BN/Ad)

featured ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.