oleh

TNI AL Rumah Toleransi Beragama

featured ads

Bhinnekanews.id, Jakarta, TNI Angkatan Laut (TNI AL) akan kembali memiliki satu rumah ibadah khususnya bagi Umat Hindu yang diberi nama Pura Dharma Segara, berlokasi di Komplek Balai Samudera Sunter Kodamar, Jakarta Utara. Pura ini direncanakan akan diresmikan dalam waktu dekat oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Kamis (27/10/2022).

featured ads

Sebelumnya Senin (24/10/2022) Kasal juga telah meresmikan Gereja Katolik Santo Yosafat yang diperuntukan bagi prajurit TNI AL, keluarga prajurit, Purnawirawan, serta masyarakat umum yang berdomisili di Komplek Perumahan TNI AL Semolowaru Bahari, Surabaya, dimana dilokasi tersebut juga berdiri Masjid dan Gereja Kristen.

Baca juga:  Satgas Yonif 126/KC Membagikan Pakaian buat Warga dalam Merayakan Paskah

Pembangunan fasilitas berupa rumah-rumah ibadah di Kotama-kotama TNI AL seluruh Indonesia mendapat perhatian yang sangat luar biasa dari Laksamana TNI Yudo Margono karena menilai bahwa pembangunan berbagai rumah ibadah menjadi simbol yang sangat baik akan kuatnya toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia khususnya TNI Angkatan Laut.

Dengan kemajemukan yang luar biasa, kerukunan dan toleransi adalah kunci kekuatan bangsa. “Pembangunan sarana ibadah merupakan wujud kesadaran kita bahwa personel TNI AL harus dibangun secara seimbang baik fisik maupun rohaninya”, ujar Kasal.

Pembangunan rumah ibadah juga merupakan wujud tanggung jawab pemimpin TNI AL dalam melaksanakan pembinaan mental dan rohani guna mewujudkan personel TNI AL yang beriman, bermoral, humanis, dan profesional sehingga seiring peningkatan mental akan terwujud pula peningkatan kinerja dan kompetensi personel dalam melaksanakan tugas-tugas yang menjadi beban amanahnya.

Baca juga:  Tentara Buka Jalan Baru, Heriadi Ucapkan Terimakasih Kepada Dandim 0203/Langkat

Sarana ibadah diharapkan dapat memberikan kesejukan hati kepada para umat khususnya Prajurit dan keluarga serta dapat dimanfaatkan untuk membangun dan membina kerukunan hidup antar umat beragama sebagai dasar membina persatuan dan kesatuan di tengah kehidupan bangsa yang majemuk sehingga tidak akan mudah dimasuki paham-paham radikalisme.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

(BN/JH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed