Jelang Haji 2027, Rico Waas Perintahkan Verifikasi 160 Calon Jemaah Haji yang Belum Ditemukan

MEDAN,  – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI mempercepat penelusuran terhadap sekitar 160 calon jemaah haji yang telah memiliki nomor porsi sejak 2010, tetapi hingga kini belum diketahui secara jelas keberadaannya.

 

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat kewilayahan dengan melibatkan perangkat daerah terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberadaan calon jemaah melalui pencocokan nomor porsi dengan data kependudukan.

 

Arahan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Kementerian Haji dan Umrah RI di Balai Kota Medan, Selasa (8/9/2026).

 

Dalam pertemuan itu, sejumlah hal dibahas, mulai dari perkembangan verifikasi data calon jemaah, persiapan penyambutan dan pemulangan jemaah di embarkasi, hingga pemeriksaan kesehatan menjelang pelaksanaan ibadah haji 2027.

 

Rico mengatakan, penelusuran perlu dilakukan secara langsung dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta jajaran kewilayahan.

 

Melalui pencocokan nomor porsi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK), keberadaan calon jemaah diharapkan dapat diketahui, termasuk melalui penelusuran data keluarga.

 

“Turun ke wilayah biar diverifikasi langsung. Bisa kita sisir lagi,” kata Rico Waas, didampingi Kepala Disdukcapil Kota Medan Baginda P. Siregar dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra.

 

Ia menegaskan, Pemko Medan siap mendukung proses persiapan penyelenggaraan ibadah haji, terutama jika masih terdapat kendala yang membutuhkan koordinasi antarlembaga.

 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah diperlukan agar persoalan administrasi maupun persiapan lainnya dapat ditangani sebelum keberangkatan jemaah.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut menyampaikan bahwa hasil survei kepuasan masyarakat terhadap layanan haji secara nasional mencapai 91 persen. Kota Medan juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

 

Untuk penyelenggaraan ibadah haji 2027, jumlah jemaah asal Kota Medan diperkirakan mencapai 1.939 orang. Selain itu, terdapat tambahan 95 jemaah lanjut usia sehingga total jemaah yang diperkirakan berangkat mencapai 2.034 orang.

 

Bambang menjelaskan, percepatan verifikasi data menjadi salah satu hal penting dalam persiapan penyelenggaraan haji. Koordinasi dengan Disdukcapil diperlukan untuk menelusuri keberadaan sekitar 160 calon jemaah yang telah mendaftar sejak 2010, tetapi belum berhasil ditemukan.

 

Selain persoalan data, kesiapan kesehatan calon jemaah juga menjadi perhatian. Namun, proses pemeriksaan kesehatan masih menunggu keterhubungan sistem dari pemerintah pusat.

 

Melalui koordinasi lintas instansi dan verifikasi hingga tingkat wilayah, Pemko Medan berharap data calon jemaah haji dapat diperbarui secara akurat sehingga persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 berjalan lebih tertib dan optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *