Rico Waas Pastikan Mebelair Rusak di SMPN 16 Medan Diganti Tahun Ini

 

MEDAN, bhinnekanews – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan mebelair atau perabot belajar yang rusak di SMP Negeri 16 Medan akan diganti tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

 

Kepastian itu disampaikan Rico Waas saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan, Senin (14/9/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Rico melihat langsung kondisi sejumlah meja belajar siswa yang sudah melengkung dan membutuhkan penggantian. Menurutnya, fasilitas belajar yang memadai merupakan bagian penting dalam menunjang kualitas pendidikan.

 

“Untuk tahun ini kita akan isi kembali mebelairnya supaya anak-anak lebih nyaman untuk belajar,” tegas Rico Waas.

 

Ia menegaskan, pembenahan sarana pendidikan tidak hanya berfokus pada kondisi bangunan sekolah, tetapi juga mencakup fasilitas yang digunakan siswa setiap hari.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution.

 

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau sejumlah fasilitas dan program pendidikan yang berjalan di SMP Negeri 16 Medan. Salah satunya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya berlangsung lancar dan aman.

 

Abdul Mu’ti juga melihat pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital dalam kegiatan belajar mengajar. Perangkat tersebut telah digunakan guru untuk mendukung penyampaian materi pelajaran, termasuk matematika.

 

Selain itu, Mendikdasmen meninjau ruang kelas yang sebelumnya terdampak banjir dan telah selesai direhabilitasi. Pembangunan ruang kelas tersebut rampung pada Agustus 2026, sehingga seluruh kegiatan pembelajaran kini kembali dilaksanakan secara tatap muka.

 

“Semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring. Mudah-mudahan ke depan sekolah bisa lebih baik lagi, anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi, dan mudah-mudahan ke depan tidak terjadi banjir,” ujar Abdul Mu’ti.

 

Ia berharap rehabilitasi tersebut dapat menciptakan suasana belajar yang lebih baik bagi siswa. Abdul Mu’ti juga mengingatkan pihak sekolah agar terus menjaga dan merawat fasilitas yang tersedia.

 

Pengecatan pada bagian bangunan yang masih membutuhkan perbaikan juga perlu dilakukan agar lingkungan sekolah tetap aman, sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

 

Dengan pembenahan fasilitas tersebut, diharapkan kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 16 Medan dapat berlangsung semakin optimal, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi para siswa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *